Saran Paulus untuk Penghasut

Galatia 5:12
(12)  Baiklah mereka yang menghasut kamu itu mengebirikan saja dirinya!

Galatia 5:12 (Terjemahan Samuel Franklyn)
(12)  Baiklah mereka yang menghasut kamu itu memotong kemaluannya sendiri!

Galatia 5:12 (Terjemahan NET)
(12)  I wish those agitators would go so far as to castrate themselves!

Gal 5:12 (Terjemahan King James)
(12)  I would they were even cut off which trouble you.

Ini adalah salah satu ayat paling kasar di Perjanjian Baru. Kalau ada orang beranggapan orang yang berkata kasar itu bukan orang Kristen maka orang itu harus menganggap Paulus bukan orang Kristen juga. Ayat ini memang begitu kasarnya sehingga banyak terjemahan yang memperhalus dan membelokkan makna kata yang dipakai Paulus. Bukan hanya terjemahan bahkan komentar Alkitab pun banyak yang membelokan makna perkataan Paulus.

Sebagai referensi mari kita pakai Alkitab Sabda: http://alkitab.sabda.org/verse.php?book=48&chapter=5&verse=12&mode=print

Galatia 5:12

TB ©

Baiklah mereka yang menghasut kamu itu mengebirikan saja dirinya!

BIS © Lebih baik orang-orang yang mengacaukan pikiranmu itu langsung saja keluar sekaligus dari jemaat!
TL © Biarlah segala orang yang menggoncang hatimu itu kudung.
MILT Namun, biarlah mereka yang mengacaukan kamu, mengebiri dirinya sendiri!
WBTC Draft © Biarlah orang yang mengacaukan kamu dengan sunat lebih mengebirikan diri lagi.
KSI © Memang aku menghendaki agar mereka yang telah mengacaukan kamu, mengebirikan dirinya.
FAYH © Saya hanya mengharapkan agar pengajar-pengajar yang menghendaki Saudara dikhitan menyingkir dan tidak mengusik Saudara lagi!
ENDE © Mereka jang mengguntjangkan hatimu itu, semestinja mereka mengudungkan diri seluruhnja sadja.
Shellabear Draft © Adapun kehendakku biarlah segala orang yang membalikkan hatimu itu menendas dirinya pula.
Melayu BABA © Sahya suka kalau itu orang smoa yang kachaukan kamu kratkan dia-orang punya diri.
Klinkert 1870 © Hai, biarlah kiranja orang, jang mengharoekan kamoe, itoe dipangkas.
Klinkert 1863 © {Yos 7:25} Adoeh! biar ditjereken djoega itoe orang jang meroesoehken kamoe!
Leydekker Draft © Hej kiranja ‘ada terpotong putus segala ‘awrang jang balisahkan kamu.

TB ITL ©
Baiklah <3785> mereka yang menghasut <387> kamu <5209> itu mengebirikan <609> saja dirinya! [<2532>]
TL ITL ©
Biarlah <2532> segala orang yang menggoncang <387> hatimu <5209> itu kudung <609>.
GREEK
ofelon <3785> INJ <3785> V-2AAI-1S kai <2532> CONJ apokoqontai <609> (5698) V-FMI-3P oi <3588> T-NPM anastatountev <387> (5723)  V-PAP-NPM umav <5209> P-2AP

TB+TSK (1974) © Baiklah mereka yang menghasut kamu itu mengebirikan saja dirinya

Dalam terjemahan King James maka kata kerja yang dipakai adalah “cut off” atau memotong akan tetapi tidak dijelaskan apa yang dipotong. Karena itulah ada yang menterjemahkan ayat tersebut bukan sebagai mengebiri/memotong kemaluan melainkan dipotong dari jemaat. Jadi Paulus menyarankan para penghasut dipotong atau dikeluarkan atau disingkirkan dari jemaat. Tentu saja dikucilkan dari jemaat adalah suatu tindakan yang lebih sopan dari pengebirian/pemotongan kemaluan. Hanya saja terjemahan ini jelas-jelas menyimpangkan makna kata “cut off”. Kenapa? Karena kata potong dalam Galatia 5:12 berasal dari kata apokoqontai yang artinya memotong bagian tubuh. Jadi kalau diterjemahkan dipotong dari jemaat maka jelas itu adalah penyimpangan makna kata aslinya.

Sebenarnya walaupun terjemahan King James tidak menjelaskan apa yang dipotong akan tetapi sudah jelas apa yang dipotong berdasarkan ayat-ayat diatasnya. Karena Paulus sedang membahas sunat dalam Galatia 5:1-12. Sunat adalah pemotongan kulit penutup kemaluan. Ada sekelompok orang datang ke Galatia dan menghasut jemaat Galatia supaya mereka disunat. Padahal kalau jemaat Galatia disunat maka itu sama artinya jemaat Galatia berharap pada hukum Taurat dan bukan kasih karunia Tuhan Yesus. Karena marahnya akhirnya Paulus memberikan saran yang menyakitkan buat para penghasut tersebut: daripada cuma disunat sekalian saja di kebiri alias di potong kemaluannya. Bwa ha ha ha. (Istilah saran yang menyakitkan ini adalah istilah yang diberikan oleh pelawak SS jempolan yaitu Tante Paku).

Dari studi ayat ini maka kita bisa melihat bahwa cuma karena alasan kesopanan maka banyak orang dengan seenak jidatnya menyimpangkan makna Firman. Firman itu memang menyakitkan karena itu diumpamakan sebagai pedang. Kalau tidak siap dengan rasa sakit sebaiknya jangan belajar Firman. Kalau kamu beranggapan orang Kristen tidak boleh berkata kasar maka kamu harus menganggap rasul Paulus bukanlah orang Kristen. Jangan hidup dalam dunia imajinasi indah hasil khayalan sendiri. Hiduplah dalam kebenaran Firman Tuhan. Firman Tuhan itu kadang-kadang kasar, seringkali menyakitkan hati akan tetapi Firman Tuhan adalah kebenaran dan hidup. Firman Tuhan kebenaran karena menunjukkan dusta dalam hidup kita. Firman Tuhan itu hidup karena memotong dosa yang membawa kematian.

Ibrani 4:12-13
(12)  Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun;
ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh,
sendi-sendi dan sumsum;
ia sanggup membed
akan pertimbangan dan pikiran hati kita.
(13)  Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya,
sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia,
yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.

Semoga kasih karunia Yesus Kristus menyertai kita semua.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s