Dua Adam

Dalam Adam dan Hawa maka semua manusia sudah jatuh dalam dosa.

Rom 3:23
(23)  Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,

Rom 5:12
(12)  Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang, dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa.

Sebelum seorang manusia dilahirkan maka dia berada dalam orang tuanya. Sebelum orang tua seorang manusia dilahirkan maka mereka berada dalam kakek neneknya. Begitu seterusnya sehingga pada akhirnya semua umat manusia berada dalam Adam dan Hawa. Berdosanya Adam menyebabkan dosa masuk ke dalam dunia. 

Adam adalah manusia yang sempurna yang diciptakan secara langsung oleh Allah lewat cara ilahi atau supernatural. Adam bukanlah hasil evolusi. Allah sengaja menciptakan taman Eden dan menaruh Adam di taman itu untuk menguji ketaatan Adam. Adam diperintahkan untuk tidak memakan buah dari pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. Allah berfirman kalau Adam memakan buah tersebut maka dia pasti mati pada hari itu juga.

Gen 2:16-17
(16)  Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: “Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas,
(17)  tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati.”

Hawa tertipu oleh kebohongan ular lalu memakan buah tersebut. Hawa lalu memberikan buah tersebut pada Adam dan Adam juga memakannya. Lalu mereka dihukum oleh Allah dan diusir dari taman Eden dan Adam hidup selama 930 tahun sebelum dia mati.

Gen 5:5
(5)  Jadi Adam mencapai umur sembilan ratus tiga puluh tahun, lalu ia mati.

Ini sebenarnya aneh sekali kalau direnungkan. Kenapa? Karena Adam tidak mati pada hari dimana ia memakan buah tersebut. Berarti Allah berbohong kan?

Tapi kalau direnungkan lebih lanjut kita paham bahwa Allah tidak berbohong. Kenapa? Buah pohon pengetahuan pada dasarnya mengandung racun yang tidak bisa di sembuhkan dan bekerja dalam jangka waktu lama. Itulah penjelasan kenapa dikatakan Adam mati pada hari dia memakan buahnya. Pada saat Adam memakan buah tersebut dia sudah di vonis bersalah dan langsung di eksekusi lewat racun.

Racun ini juga merusak struktur genetik Adam. Karena itu semua keturunan Adam juga mengalami efek dari racun ini yaitu kematian fisik. Karena hal inilah maka Yesus Kristus perlu dilahirkan sebagai manusia lewat seorang perawan dalam rencana keselamatan Allah. Yesus adalah Adam yang kedua.  Kenapa Yesus menjadi Adam yang kedua? Karena struktur genetika Yesus sempurna sebagaimana halnya Adam yang pertama. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Karena Yesus dilahirkan oleh seorang wanita tapi tanpa pembuahan oleh seorang pria. Adam sebagai prialah yang menanggung cacat genetika yang di turunkan kepada semua keturunannya. Karena Yesus dilahirkan tanpa diturunkan dari seorang pria maka Yesus bebas dari cacat genetika umat manusia. Cacat genetika umat manusia adalah kecenderungan berdosa yang mengakibatkan kematian.

Untuk bisa menebus manusia maka Allah harus menjadi manusia. Lewat Yesus kita tahu bahwa walaupun manusia bisa berdosa akan tetapi manusia tidak harus berdosa. Tentu saja manusia yang dimaksud ini adalah Adam. Di mata Allah cuma ada 2 orang manusia yaitu Adam dan Yesus. Kedua orang manusia ini mewakili seluruh umat manusia dari kekal sampai kekal. 

Adam adalah manusia yang bisa berdosa atau tidak berdosa dan jatuh dalam dosa. Sedangkan Yesus adalah manusia yang juga bisa  berdosa atau tidak berdosa dan tidak jatuh dalam dosa. 

Hai-hai menulis dalam blognya bahwa karena Adam gagal dalam ujian Allah maka semua manusia pasti gagal. Dari satu sisi pernyataan ini memang benar tapi pernyataan ini juga tidak mempertimbangkan bahwa Yesus adalah juga manusia. Yesus menunjukkan bahwa manusia bisa lulus dalam ujian Allah. Apa tandanya seorang manusia lulus ujian Allah. Kalau kita melihat pada hidup Yesus maka tanda kelulusan Yesus adalah naik ke surga dan hidup bersama Allah selamanya. Dari Firman kita melihat bahwa di Perjanjian Lama pun ada orang yang lulus ujian Allah yaitu Henokh dan Elia. Mereka berdua tidak mengalami kematian. Padahal dikatakan upah dosa adalah maut.

Tentu saja tanpa anugrah keselamatan Yesus maka jumlah orang yang diselamatkan akan sangat sedikit. Bisa-bisa cuma 3 orang: Henokh, Elia dan Yesus.

Tulisan ini terilhami tulisan Arthur Custance:  Two Men Called Adam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s