Jalan Bersama 7

Jalan Bersama 7

Dia yang paling cerdik di bumi.

Maut berkata, “Simson sebaiknya  kau menyerah saja. Kau kan  tidak pernah menang terhadap  aku.”

Simson menjawab dengan tenang,  “Itu benar. Tapi kita belum  tahu pasti siapa pemenangnya  kalau belum bertempur bukan?”

Iblis tiba-tiba berkata,  “Tunggu dulu. Sebelum kalian  bertempur sebaiknya kita  tetapkan dulu aturan  pertandingan.”

Iblis melanjutkan, “Aturan pertama  adalah pertempuran satu lawan  satu tidak boleh keroyokan.  Aturan kedua adalah pertempuran  berlangsung seribu satu babak.  Satu babak dimenangkan  kalau lawan terkapar dan  tidak mampu bangkit lagi.  Istirahat antar babak adalah  satu jam. Aturan ketiga adalah  pihak yang tidak mampu  melanjutkan pertempuran dianggap  kalah. Aturan ini adil kan?”

Dia menjawab, “Wah Iblis kau  memang yang paling cerdik  di bumi.”

Dia melanjutkan, “Kau takut Aku  membantu Simson jadi kau ajukan  aturan pertama. Kau tahu  pasti kehebatan Maut adalah  dia selalu pulih sempurna yang  sangat bermanfaat dalam  pertempuran yang lama maka  kau ajukan aturan kedua dan  ketiga. Baik. Aku setuju aturan  yang kau ajukan.”

Iblis kaget tapi juga gembira  mendengar hal itu. Simson  sebaliknya menjadi kaget dan  penasaran.

Simson bertanya, “Tuan sudah  tahu akal bulus Iblis.  Kenapa Tuan menerima begitu  saja aturan pertempuran Iblis?”

Dia menjawab, “Simson tenangkan  hati mu. Iblis paling cerdik  di bumi tapi aku lebih cerdik  karena Aku dari langit.”

Pertempuran antara Simson dan  Maut dimulai.

Bersambung …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s