Wanita Cantik

1. Ada Tertulis

Seperti anting-anting emas di jungur babi,
demikianlah perempuan cantik yang tidak susila.
Terjemahan Baru
— Amsal 11:22
Seperti cincin emas di moncong babi,
demikianlah wanita yang cantik, tetapi mengesampingkan kebijaksanaan.
Terjemahan Literal
— Amsal 11:22
As a jewel of gold in a swine’s snout,
so is a fair woman which is without discretion.
King James Version
— Amsal 11:22
As an ornament in a swine’s snout, 
so is beauty to an ill-minded woman.
Apostle Bible
— Amsal 11:22
A golden ring in a swine’s snout, a woman fair and foolish.
Douay Rheims Bible Challoner Revision
— Amsal 11:22

2. Kebodohanku

Dahulu karena aku cuma baca Alkitab Terjemahan Baru dari LAI dan diindoktrinasi oleh para pendeta maka aku adalah seorang yang sangat bodoh. Setiap kali membaca Amsal 11:22 maka pemahamanku wanita yang dimaksud Amsal adalah wanita tuna susila alias pelacur.

Hari ini aku meluangkan waktu untuk membaca Alkitab lebih pelan dan membandingkan beberapa terjemahan serta melakukan analisa kata Ibrani ayat tersebut. Ternyata wanita yang dimaksudkan dengan ayat tersebut bukanlah wanita tuna susila.

3. Wanita cantik yang bodoh

Wanita cantik yang dimaksud di Amsal 11:22 adalah wanita cantik yang bodoh, tidak bijaksana, sembrono dan kurang ajar. Dengan kata lain wanita yang cantik tubuhnya tapi buruk pemikirannya. Inilah wanita yang harus dihindari oleh kaum pria.

Karena itu jangan terlalu terpikat dengan penampilan luar seorang wanita. Bergaulah dengan dia. Ajak dia bicara. Nilai pemikirannya dan perilakunya.

4. Wanita yang layak jadi istri

Kalau kalian pria berpacaran hanya untuk seks saya anjurkan kalian jangan pacaran. Lebih baik kalian masturbasi atau berhubungan seks dengan pelacur saja.

Mungkin ada yang menilai omongan saya ini ajaran sesat. Baiklah anggap saja ini ajaran sesat. Cuma harap omongan saya diingat lagi kalau kalian sudah terlanjur menikah dan masuk dalam neraka rumah tangga.

Kalian kaum pria harus berpacaran untuk menikah. Karena itu kalian harus mencari wanita yang layak menjadi istri. Wanita macam bagaimana yang layak menjadi istri?

Isteri yang cakap siapakah akan mendapatkannya?
Ia lebih berharga dari pada permata.

Hati suaminya percaya kepadanya, 
suaminya tidak akan kekurangan keuntungan.

Ia berbuat baik kepada suaminya dan 
tidak berbuat jahat sepanjang umurnya.

Ia mencari bulu domba dan rami, dan senang bekerja dengan tangannya.

Ia serupa kapal-kapal saudagar, dari jauh ia mendatangkan makanannya.

Ia bangun kalau masih malam, 
lalu menyediakan makanan untuk seisi rumahnya,
dan membagi-bagikan tugas kepada pelayan-pelayannya perempuan.

Ia membeli sebuah ladang yang diingininya, 
dan dari hasil tangannya kebun anggur ditanaminya.

Ia mengikat pinggangnya dengan kekuatan, 
ia menguatkan lengannya.

Ia tahu bahwa pendapatannya menguntungkan,
pada malam hari pelitanya tidak padam.
Tangannya ditaruhnya pada jentera, 
jari-jarinya memegang pemintal.

Ia memberikan tangannya kepada yang tertindas,
mengulurkan tangannya kepada yang miskin.

Ia tidak takut kepada salju untuk seisi rumahnya,
karena seluruh isi rumahnya berpakaian rangkap.

Ia membuat bagi dirinya permadani, 
lenan halus dan kain ungu pakaiannya.

Suaminya dikenal di pintu gerbang,
kalau ia duduk bersama-sama para tua-tua negeri.

Ia membuat pakaian dari lenan, dan menjualnya,
ia menyerahkan ikat pinggang kepada pedagang.

Pakaiannya adalah kekuatan dan kemuliaan, 
ia tertawa tentang hari depan.

Ia membuka mulutnya dengan hikmat,
pengajaran yang lemah lembut ada di lidahnya.

Ia mengawasi segala perbuatan rumah tangganya,
makanan kemalasan tidak dimakannya.

Anak-anaknya bangun, dan menyebutnya berbahagia, 
pula suaminya memuji dia:

Banyak wanita telah berbuat baik, 
tetapi kau melebihi mereka semua.

Kemolekan adalah bohong dan kecantikan adalah sia-sia,
tetapi isteri yang takut akan TUHAN dipuji-puji.

Berilah kepadanya bagian dari hasil tangannya,
biarlah perbuatannya memuji dia di pintu-pintu gerbang!

Terjemahan Baru
— Amsal 31:10-31
Advertisements

Taman Firdaus adalah taman kanak-kanak

Taman Firdaus adalah taman kanak-kanak

Kejadian 1:28
Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka:
"Beranakcuculah dan bertambah banyak;
penuhilah bumi dan taklukkanlah itu,
berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan
burung-burung di udara dan
atas segala binatang yang merayap di bumi."

Perintah Elohim kepada manusia adalah untuk beranakcucu dan memenuhi bumi.
Tapi apa yang dilakukan oleh Yehova?

Kejadian 2:15-17
2:15 TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman Eden
untuk mengusahakan dan memelihara taman itu.
2:16 Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia:
"Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas,
2:17 tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu,
janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya,
pastilah engkau mati."

Manusia yang diperintahkan Elohim untuk beranakcucu dan memenuhi bumi
malah disuruh jadi pemelihara taman dan dilarang makan buah pohon pengetahuan
baik dan jahat. Kok bisa jadi beda begini ya? Itu karena manusia
belum siap beranakcucu dan memenuhi bumi.

Banyak orang membayangkan bahwa Adam diciptakan sebagai manusia dewasa.
Hal ini tidak benar. Adam dan Hawa diciptakan sebagai bayi dan mengalami
pertumbuhan menjadi kanak-kanak lalu dewasa.
Adam dan Hawa diciptakan oleh Yehova sebagai bayi dan
diasuh oleh orang tuanya yaitu Yehova.

Kejadian 2:25
2:25 Mereka keduanya telanjang, manusia dan isterinya itu,
tetapi mereka tidak merasa malu.

Telanjang tetapi tidak merasa malu itulah kondisi alamiah bayi dan anak-anak.
Adam dan Hawa adalah kanak-kanak di Taman Firdaus.
Taman Firdaus adalah taman kanak-kanak.

Banyak orang menganggap peristiwa ular menggoda Hawa adalah
peristiwa Iblis menggoda manusia sehingga jatuh dalam dosa.
Sesungguhnya bukan itu yang terjadi. Kalau kita memperhatikan perkataan ular
maka perkataan ular bukanlah dusta. Pada saat manusia memakan buah pohon
pengetahuan baik dan jahat matanya memang terbuka dan manusia tidaklah mati.
Ular bukan menggoda melainkan mengajak Hawa untuk
mempertanyakan perintah Yehova sebagai orang tua kepada manusia.
Pada saat seorang manusia akil balik (bertumbuh dari kanak-kanak menjadi dewasa)
maka salah satu kondisi alamiah yang terjadi adalah mempertanyakan
apa yang sudah diajarkan dan diperintahkan orang tuanya kepada dia.
Manusia mulai bisa berpikir mandiri terlepas dari
apa yang diajarkan oleh orang tuanya Yehova.

Kejadian 3:7
3:7 Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang;
lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.

Tahu bahwa mereka telanjang inilah kondisi manusia dewasa.
Sesudah itu matilah manusia, merekapun beranakcucu dan memenuhi bumi.

Kejadian 3:23-24
3:23 Lalu TUHAN Allah mengusir dia dari taman Eden
supaya ia mengusahakan tanah dari mana ia diambil.
3:24 Ia menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden
ditempatkan-Nyalah beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala
dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan.

Ayub 7:9-10
7:9 Sebagaimana awan lenyap dan melayang hilang,
demikian juga orang yang turun ke dalam dunia orang mati
tidak akan muncul kembali.
7:10 Ia tidak lagi kembali ke rumahnya,
dan tidak dikenal lagi oleh tempat tinggalnya.

Manusia turun ke dunia dan tidak bisa kembali lagi ke Taman Firdaus.
Manusia tidak mati dalam pengertian berhenti bernafas.
Manusia mati dalam pengertian dia tidak bisa kembali lagi
ke rumahnya di Taman Firdaus.
Taman Firdaus adalah taman kanak-kanak.
Manusia yang sudah dewasa tidak bisa lagi kembali ke taman kanak-kanak.

Kejadian 4:1
4:1 Kemudian manusia itu bersetubuh dengan Hawa, isterinya,
dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Kain;
maka kata perempuan itu:
"Aku telah mendapat seorang anak laki-laki dengan pertolongan TUHAN."

Sesudah menjadi dewasa barulah manusia beranakcucu dan memenuhi bumi.
Peristiwa di Taman Firdaus bukanlah peristiwa Iblis menggoda manusia
sehingga jatuh dalam dosa.
Peristiwa di Taman Firdaus adalah peristiwa
bertumbuhnya manusia dari kanak-kanak menjadi dewasa sehingga
manusia bisa memenuhi perintah Elohim kepada mereka.

Allah itu satu

Allah itu satu

Selama berabad-abad gereja memegang doktrin sesat yang dinamakan doktrin trinitas. Doktrin ini mengajarkan bahwa Bapa adalah Allah, Yesus adalah Allah dan Roh Kudus adalah Allah. Karena ada tiga pribadi yang diakui sebagai Allah maka doktrin ini sebenarnya mengajarkan Allah itu tiga. Tapi penganut doktrin ini dengan licik mengatakan bahwa sekalipun ada tiga pribadi Allah akan tetapi mereka itu satu hakekat karena itu Allah itu cuma satu. Mereka seenaknya bilang tiga adalah satu. Itulah sebabnya kenapa doktrin ini dinamai doktrin trinitas.

Tiga adalah satu adalah sesuatu yang tidak logis. Akan tetapi penganut doktrin ini dengan licik mengatakan bahwa doktrin ini memang tidak logis karena Allah itu memang tidak bisa sepenuhnya dimengerti manusia. Mereka seakan-akan menganggap doktrin mereka sebagai Allah. Allah memang tidak bisa dimengerti sepenuhnya oleh manusia. Tapi doktrin jelas bukan Allah. Doktrin adalah ciptaan manusia. Doktrin yang tidak logis tidak boleh diterima oleh seorang manusia. Kenapa? Karena Allah ingin manusia mencintai Dia dengan akal budinya. Menerima doktrin yang tidak logis adalah menyangkali akal budi pemberian Allah dan tidak menggunakan akal budi itu dalam mencintai Dia.

Kalau kita mempelajari Alkitab dengan benar maka kita paham bahwa ajaran Alkitab adalah: Allah itu satu. Di Perjanjian Lama Allah yang satu itu dikenal dengan nama YHWH.

Ulangan 6:4 Dengarlah, hai orang Israel : TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa !

Yesaya 45:5 Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain; kecuali Aku tidak ada Allah. Aku telah mempersenjatai engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku,

Di Perjanjian Baru Allah yang satu itu dikenal sebagai Bapa dari Tuhan Yesus Kristus.

1 Korintus 8:6 namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup.

1 Timotius 2:5 Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus,

Jika Allah itu hanya satu maka Yesus dan Roh Kudus bukan Allah. Yesus adalah Anak Allah. Roh Kudus adalah Roh Allah. Apakah Yesus dan Roh Kudus tidak setara dengan Allah? Tentu saja tidak. Orang Yahudi ingin merajam Yesus dengan batu karena Dia menyatakan diriNya sebagai Anak Allah. Dengan menyatakan dirinya sebagai Anak Allah Yesus menyamakan diriNya dengan Allah. Anak manusia adalah manusia. Anak Allah adalah Allah. Yesus setara dengan Allah karena Dia jenis mahluk yang sama dengan Allah. Begitu juga dengan Roh Kudus. Allah adalah Roh. Roh Kudus adalah Roh.

Doktrin trinitas timbul karena pembelaan konyol dari mereka yang disebut bapa gereja. Pada awalnya jemaat mula-mula tidak mengajarkan tritunggal. Allah itu satu adalah ajaran Alkitab yang diajarkan. Akan tetapi muncul penentang orang Kristen yang mempertanyakan kenapa orang Kristen menyembah Yesus kalau Yesus bukan Allah? Bukannya mengajarkan apa yang diajarkan Alkitab bahwa Yesus adalah Anak Allah yang sama jenis dengan Allah para bapa gereja memulai kesesatan dengan mengajarkan Yesus adalah Allah juga. Terus ditambah dengan Roh Kudus adalah Allah. Muncul lagi serangan baru. Kalau Bapa adalah Allah, Yesus adalah Allah dan Roh Kudus adalah Allah bukankah itu berarti orang Kristen sama dengan penyembah berhala karena menyembah banyak Allah? Muncullah doktrin trinitas yang mengatakan tiga adalah satu. Akhirnya gereja masuk kedalam kesesatan dan menjadi olok-olok mereka yang berpikir secara logis.

Sudah saatnya gereja meninggalkan doktrin-doktrin tidak logis dan kembali ke ajaran Alkitab.

Yesus adalah Anak Allah

Yesus adalah Anak Allah

Kalau kita membaca Injil dengan teliti maka Yesus tidak pernah menyatakan bahwa dirinya adalah Allah. Di dalam Injil Yesus menyatakan bahwa Dia adalah Anak Allah.

Matius 16:13-16
16:13 Setelah Yesus tiba di daerah Kaisarea Filipi, Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: "Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?"
16:14 Jawab mereka: "Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi."
16:15 Lalu Yesus bertanya kepada mereka: "Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?"
16:16 Maka jawab Simon Petrus: "Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!"

Yesus dan Allah adalah dua pribadi yang berbeda karena itu Yesus bukan Allah. Akan tetapi Yesus adalah Anak Allah karena itu Yesus dan Allah adalah jenis mahluk yang sama. Karena mereka sejenis maka Yesus itu setara dan sederajat dengan Allah. Anak dari manusia adalah manusia. Anak dari Allah adalah Allah. Pernyataan Yesus adalah Allah hanya benar jika mempunyai makna Yesus dan Allah adalah jenis mahluk yang sama. Orang Yahudi menyadari akan kebenaran ini maka mereka berusaha membunuh Yesus.

Yohanes 5:17-18
5:17 Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Bapa-Ku bekerja sampai sekarang, maka Akupun bekerja juga."
5:18 Sebab itu orang-orang Yahudi lebih berusaha lagi untuk membunuh-Nya, bukan saja karena Ia meniadakan hari Sabat, tetapi juga karena Ia mengatakan bahwa Allah adalah Bapa-Nya sendiri dan dengan demikian menyamakan diri-Nya dengan Allah.

Didalam Perjanjian Baru kata Allah digunakan untuk merujuk ke satu pribadi tertentu. Kata Allah digunakan dengan makna nama dan bukan jenis mahluk. Karena itu jelas tertulis bahwa Allah itu satu.

Efesus 4:6
satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua.

1 Korintus 8:6
namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup.

1 Timotius 2:5
Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus,

Dalam Perjanjian Baru kata Allah senantiasa merujuk ke satu pribadi yaitu Bapa dari Tuhan Yesus Kristus. Karena itu pernyataan Yesus bukanlah Allah adalah pernyataan yang sesuai dengan Firman Allah. Jangan disesatkan oleh ajaran Allah tritunggal. Itu bukan ajaran Alkitab. Alkitab dengan jelas menyatakan bahwa Allah itu satu. Allah adalah Bapa dari Tuhan Yesus Kristus. Tuhan Yesus Kristus adalah Anak Allah. Itulah ajaran Alkitab.

Yesus bukan Allah

Yesus bukan Allah

Yesus bukan Allah. Orang yang menyatakan Yesus itu Allah adalah sesat. Yesus jelas menyatakan bahwa Allah adalah BapaNya. Karena itu Yesus dan Allah adalah dua pribadi yang berbeda. Yesus adalah Anak Allah dan Allah adalah Bapa Yesus.

Lalu bagaimana dengan ayat ini?

Yohanes 1:1

Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.

Ayat diatas bukan menyatakan bahwa Yesus itu Allah. Ayat diatas menyatakan bahwa Yesus itu setara dengan Allah. Sewaktu Yesus belum menjadi manusia dan masih dalam rupa Firman maka Dia itu setara dengan Allah. Hal ini di jelaskan lebih lanjut dalam ayat berikut:

Filipi 2:5-7

2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, 2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.

Yesus itu setara dengan Allah tapi dia bukan Allah. Hal ini sebenarnya adalah pengajaran Firman yang mendasar.

Saya terpaksa menulis hal ini karena ada seseorang yang sesat dan memalukan berkeliaran di situs SabdaSpace. Dia dengan gagah beraninya berkata, “Kalau kamu tidak mengakui Yesus itu Allah maka kamu itu sesat”. Ampun deh. Benar-benar orang yang sesat dan memalukan.

Rumah Bapa

Rumah Bapa

Yesus sebagai Anak Allah menyatakan dengan tegas bahwa kepergiannya dari dunia ini ialah untuk menyediakan tempat bagi kita di rumah Bapa Nya.

Yohanes 14:1-4
(1) “Janganlah gelisah hatimu; percayalah kepada Allah, percayalah juga kepada-Ku.
(2) Di rumah Bapa-Ku banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.
(3) Dan apabila Aku telah pergi ke situ dan telah menyediakan tempat bagimu, Aku akan datang kembali dan membawa kamu ke tempat-Ku, supaya di tempat di mana Aku berada, kamupun berada.
(4) Dan ke mana Aku pergi, kamu tahu jalan ke situ.”

Semua orang yang meninggal dalam Yesus maka orang tersebut akan berkumpul bersama dengan Yesus.

1 Tesalonika 4:13-14
(13) Selanjutnya kami tidak mau, saudara-saudara, bahwa kamu tidak mengetahui tentang mereka yang meninggal, supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan.
(14) Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia.

Yesus saat ini duduk di sebelah kanan Allah.

Kolose 3:1
(1) Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.

Karena semua orang yang meninggal dalam Yesus berkumpul bersama dengan Dia maka itu berarti orang tersebut juga berkumpul bersama dengan Allah. Inilah ajaran yang sesuai dengan Alkitab. Karena itu berita duka cita yang memuat istilah telah berpulang ke rumah Bapa adalah istilah yang Alkitabiah.

Allah adalah Bapa segala roh. Roh artinya nafas. Nafas adalah kehidupan.

Ibrani 12:9
(9) Selanjutnya: dari ayah kita yang sebenarnya kita beroleh ganjaran, dan mereka kita hormati; kalau demikian bukankah kita harus lebih taat kepada Bapa segala roh, supaya kita boleh hidup?

Pada saat kematian debu kembali menjadi debu dan roh kembali kepada Allah Bapa.

Kejadian 3:19
(19) dengan berpeluh engkau akan mencari makananmu, sampai engkau kembali lagi menjadi tanah, karena dari situlah engkau diambil; sebab engkau debu dan engkau akan kembali menjadi debu.”

Ayub 34:14-15
(14) Jikalau Ia menarik kembali Roh-Nya, dan mengembalikan nafas-Nya pada-Nya,
(15) maka binasalah bersama-sama segala yang hidup, dan kembalilah manusia kepada debu.

Pengkhotbah 12:7
(7) dan debu kembali menjadi tanah seperti semula dan roh kembali kepada Allah yang mengaruniakannya.

Hikmat si Kejam

Hikmat si Kejam.

Banyak orang berpikir Hikmat adalah seorang wanita muda yang mengajar dengan sopan santun padahal dia adalah nenek peot yang suka menghina sebelum menegur, menertawakan kemalangan orang dan sangat kejam.

Amsal 1:20-28  Hikmat berseru nyaring di jalan-jalan, di lapangan-lapangan ia memperdengarkan suaranya,
di atas tembok-tembok ia berseru-seru, di depan pintu-pintu gerbang kota ia mengucapkan kata-katanya.
“Berapa lama lagi, hai orang yang tak berpengalaman, kamu masih cinta kepada keadaanmu itu, pencemooh masih gemar kepada cemooh, dan orang bebal benci kepada pengetahuan?
Berpalinglah kamu kepada teguranku! Sesungguhnya, aku hendak mencurahkan isi hatiku kepadamu dan memberitahukan perkataanku kepadamu.
Oleh karena kamu menolak ketika aku memanggil, dan tidak ada orang yang menghiraukan ketika aku mengulurkan tanganku,
bahkan, kamu mengabaikan nasihatku, dan tidak mau menerima teguranku,
maka aku juga akan menertawakan celakamu; aku akan berolok-olok, apabila kedahsyatan datang ke atasmu,
apabila kedahsyatan datang ke atasmu seperti badai, dan celaka melanda kamu seperti angin puyuh, apabila kesukaran dan kecemasan datang menimpa kamu.
Pada waktu itu mereka akan berseru kepadaku, tetapi tidak akan kujawab, mereka akan bertekun mencari aku, tetapi tidak akan menemukan aku.

Terjemahan Indonesia Baru.

Kalau misalkan anda berada di jalanan dan ada orang berteriak-teriak memperingatkan sesuatu bahaya maka walaupun anda orang yang tidak peduli dan sukar percaya anda pasti akan memperhatikan peringatan itu dan berjaga-jaga. Anehnya peringatan dari Hikmat ditolak dan diabaikan. Kenapa demikian? Itu karena peringatan Hikmat didahului dengan hinaan.

Ada seorang pemuda menaiki gunung. Tiba-tiba di tengah jalan ada seorang nenek tua memperingatkan dia, “Pendaki bau kencur macam lu jangan naik, nanti lu modar”. Pemuda itu tidak peduli. Pemuda itu diam saja tapi dia berpikir, “Lu nenek peot tahu apa sih.” Pemuda itu melanjutkan pendakian.Ternyata gunung itu memang berbahaya. Pemuda itu terjatuh ke jurang tapi untungnya masih sempat berpegangan pada sebuah cabang pohon yang agak rapuh. Selagi dia tergantung mempertahankan nyawa tiba-tiba nenek itu muncul. Orang itu minta tolong, “Nek, tolong aku”. Nenek itu bukannya menolong dia malah tertawa riang lalu berkata “Gua bilang juga apa. Dasar goblok lu”. Pemuda itu putus asa dan berteriak, “Nek, ampuni aku, tolong aku.” Nenek itu berkata, “Biar mampus lu”. Nenek itu berlalu. Cabang pohon itu patah.

Jalan Bersama 5

Jalan Bersama 5

Iblis dan Maut bersekutu.

Sesudah Simson pulih maka   Dia, Simson, Abraham dan  pasukannya keluar dari  ruangan Simson  untuk pergi ke ruangan Daud.

Tapi ternyata Maut sudah   menunggu di depan ruangan   Simson bersama Iblis.  Mereka membawa pasukan  yang jumlahnya susah dihitung.  Dia tertawa riang dan berkata,  “Musuh-musuh lama senang  bertemu dengan kalian lagi.”

Maut berkata, “Aku memang kalah  denganmu tapi kau jangan  harap menang dari tuanku  Iblis. Dia sudah mengalahkan  dan membunuh Mu.  Lagipula kau menyerang   selagi aku tidak siap.  Sekarang tuanku, aku dan  pasukanku sudah siap  menghadapi Kau dan cecunguk Mu.”

Dia berkata, “Ah lagi lagi  cuma gertak sambal belaka  dan alasan palsu saja.  Iblis tidak membunuh Aku  bloon. Aku menyerahkan   nyawaKu pada Bapa.  Menyerah itu bukan kalah.  Kalian berdua terlalu tolol   dan lemah untuk bisa  menang dari Aku dan pasukan Ku.”

Abraham yang pintar melihat  gelagat berbisik,   “Pasukan mereka banyak  sekali. Bagaimana kalau  aku menerobos kepungan  dan panggil Daud dan   pasukannya.”

Dia berkata, “Kau tidak  perlu repot. Daud tahu  apa yang harus dia lakukan.”

Simson berkata, “Tuan siapa  yang harus aku hadapi Maut  atau Iblis?”

Dia berkata, “Kau seorang yang  polos. Kau lawan Maut saja.  Iblis sangat licik  kau bisa kena tipu dia.  Aku akan hadapi Iblis.”

Pertempuran pun pecah.  Dia melawan Iblis.  Simson melawan Maut.  Abraham dan pasukannya  melawan bala tentara Iblis  dan Maut.

Bersambung …

Pengampunan bersyarat

Pengampunan bersyarat

Matius 6:14-15 Karena jikalau  kamu mengampuni kesalahan orang,  Bapamu yang di sorga akan  mengampuni kamu juga. Tetapi jikalau kamu tidak  mengampuni orang, Bapamu juga  tidak akan mengampuni  kesalahanmu.”

Pengampunan itu bersyarat.  Jika anda ingin diampuni  maka anda harus mengampuni.

Matius 6:12 dan ampunilah kami  akan kesalahan kami, seperti  kami juga mengampuni orang yang  bersalah kepada kami;

Anda juga akan diampuni dengan  cara yang sama seperti   cara anda mengampuni orang  lain.

Kalau anda mengampuni tapi  masih suka mengungkit   kesalahan orang tersebut   maka Allah mengampuni anda  dengan cara yang sama.

Yakobus 2:13 Sebab penghakiman  yang tak berbelas kasihan akan  berlaku atas orang yang  tidak berbelas kasihan.  Tetapi belas kasihan akan  menang atas penghakiman.

Kalau anda ingin belas kasihan  orang lain maka anda harus  berbelas kasihan  juga pada orang lain.

Ajaran pengampunan dan kasih  tanpa syarat bukanlah ajaran   Alkitab.

Allah itu kasih dan  kasih tidak bersukacita karena  ketidakadilan, tetapi karena  kebenaran.

Roma 11:22 Sebab itu  perhatikanlah kemurahan Allah  dan juga kekerasan-Nya,  yaitu kekerasan atas orang-orang  yang telah jatuh, tetapi atas  kamu kemurahan-Nya, yaitu jika  kamu tetap dalam kemurahan-Nya;  jika tidak, kamu pun akan  dipotong juga.

Banyak orang tidak menyadari ini.  Pelaku utama kekerasan  dalam Alkitab adalah Allah.

Coba baca ayat di atas baik-baik.  Allah main potong. Anda   sudah pernah memotong seseorang  belum? Saya belum pernah.  Tapi Allah sudah memotong   banyak orang.

Matius 3:10 Kapak sudah tersedia  pada akar pohon dan setiap pohon  yang tidak menghasilkan buah  yang baik, pasti ditebang dan  dibuang ke dalam api.

Ternyata bukan cuma di potong.  Setelah di potong maka  dibuang ke dalam api.  Wah sadis sekali.

Kenapa manusia juga sadis?  Karena manusia diciptakan  sesuai gambaran Allah.

Bukankah Allah itu kasih?  Betul.

Tapi Allah juga sadis?  Betul.

Bingung banget gua.  Sama dong. Bwa ha ha ha ha.

Berlindung dibawah ketiak

Berlindung dibawah ketiak

Mazmur 91:1-8 Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa akan berkata kepada TUHAN: “Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai.” Sungguh, Dialah yang akan melepaskan engkau dari jerat penangkap burung, dari penyakit sampar yang busuk. Dengan kepak-Nya Ia akan menudungi engkau, di bawah sayap-Nya engkau akan berlindung, kesetiaan-Nya ialah perisai dan pagar tembok. Engkau tak usah takut terhadap kedahsyatan malam, terhadap panah yang terbang di waktu siang, terhadap penyakit sampar yang berjalan di dalam gelap, terhadap penyakit menular yang mengamuk di waktu petang. Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu. Engkau hanya menontonnya dengan matamu sendiri dan melihat pembalasan terhadap orang-orang fasik.
Terjemahan Baru.

Psalm 91:1-8 He who dwells in the secret place of the Most High shall abide under the shadow of the Almighty. I will say of Jehovah, He is my refuge and my fortress; my God, in Him will I trust. Surely He shall deliver you from the snare of the fowler and from the destructive pestilence. He shall cover you with His feathers, and under His wings you shall take refuge; His truth shall be your shield and buckler. You shall not be afraid of the terror by night, nor of the arrow that flies by day, nor of the pestilence that walks in darkness, nor of the destruction that lays waste at noonday. A thousand may fall at your side, and ten thousand at your right hand; but it shall not come near you. Only with your eyes shall you look, and see the retribution of the wicked.
A Voice in The Wilderness Translation.
http://a-voice.org/bible.htm

Mazmur 91 sering disebut sebagai mazmur perlindungan. Perlindungan yang dilukiskan dalam mazmur ini adalah perlindungan yang sangat dahsyat.

Coba bayangkan anda bangun tidur lalu sekitar anda gelap gulita. Tangan sendiripun tidak terlihat. Manusia normal akan merasa takut. Takut akan gelap adalah naluri yang tertanam dalam manusia sejak kecil. Orang dalam mazmur ini tidak usah takut. Dia terlindung.

Coba bayangkan anda dalam perang di jaman dulu. Panah beterbangan kearah anda, bisa menghujam tubuh dan mencabut nyawa. Orang dalam mazmur ini tidak usah takut. Dia terlindung.

Coba bayangkan anda berada di daerah dimana berkecamuk wabah penyakit yang ganas. Orang-orang di sekitar anda jatuh sakit. Mereka kesakitan dan lalu mati dengan sengsara. Orang dalam mazmur ini tidak usah takut. Dia terlindung.

Kenapa orang ini dilindungi begitu dahsyat? Apakah karena orang ini berkata: Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai. Apa karena dia mengatakan begitu maka dia langsung terlindung? Omong kosong. Kentut bau. Kalau cuma sekedar pentang bacot lalu langsung dilindungi itu sih ajaran dukun. Baca mantra langsung cespleng. Baca ajian maka kesaktian bisa digunakan.

Kalau kalian mengakui Yesus sebagai Tuhan dan Alkitab sebagai kebenaran tolong ajaran dukun dibuang jauh-jauh dari hidup kalian. Pelajarilah Alkitab dengan tekun. Hiduplah dalam kebenaran. Hiduplah dalam kenyataan. Jangan lagi hidup berdasarkan takhyul, dongeng dan kata orang semata. Peganglah ajaran Alkitab. Ujilah segala sesuatu yang kalian dengar dan lihat. Jangan langsung percaya.

Banyak orang tidak sadar bahwa ajaran memperkatakan sesuatu lalu apa yang dikatakan akan terjadi itu sebenarnya membaca mantra.

Hanya dengan memperkatakan suatu perkataan berulang-ulang tidak menjamin orang tersebut mengalami apa yang dia katakan.

Apa yang diajarkan Yesus?

Matius 6:7-8 Lagipula dalam doamu itu janganlah kamu bertele-tele seperti kebiasaan orang yang tidak mengenal Allah. Mereka menyangka bahwa karena banyaknya kata-kata doanya akan dikabulkan. Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.
Terjemahan Baru.

Matius 6:7-8 Apabila kamu berdoa, janganlah kamu mengulang-ulangi perkataan seperti adat orang kafir; karena mereka itu menyangkakan, bahwa dikabulkan doanya oleh sebab banyak perkataannya. Janganlah kamu menyerupai mereka itu; karena Bapamu mengetahui barang keperluanmu dahulu daripada kamu memohonkan daripada-Nya.
Terjemahan Lama.

Tuhan Yesus jelas menyatakan: kalau meminta sesuatu dari Bapa tidak perlu diulang-ulang. Mengulang-ulang suatu perkataan dengan keyakinan makin banyak diulang akan terkabul itu adat orang kafir.

Jadi kalau anda bertemu pengajar macam begini jangan ragu-ragu untuk berkata kepada dia: DASAR KAFIR.

Firman perlindungan diatas mengandung suatu syarat yang harus dipenuhi. Dan syarat itu bukanlah syarat perdukunan macam membaca mantra. Syaratnya dituliskan dengan gamblang di ayat 1.

Mazmur 91:1 Orang yang duduk dalam lindungan Yang Mahatinggi dan bermalam dalam naungan Yang Mahakuasa.

Mazmur 91:1 He who dwells in the secret place of the Most High shall abide under the shadow of the Almighty.

Syarat bagi perlindungan Tuhan adalah diam di tempat rahasia Yang Mahatinggi dan menginap dibawah bayangan Yang Mahakuasa.

Jadi bukan memperkatakan “Tempat perlindunganku dan kubu pertahananku, Allahku, yang kupercayai” berulang-ulang maka anda lalu dilindungi Tuhan.

Anda harus pergi berdiam di tempat rahasia Yang Mahatinggi dan menginap dibawah bayangan Yang Mahakuasa.

Apa maksudnya diam di tempat rahasia Yang Mahatinggi dan menginap dibawah bayangan Yang Mahakuasa? Bagaimana cara melakukan hal tersebut?

Petunjuknya ada di judul tulisan ini. Kalian silahkan pelajari Alkitab baik-baik. Gunakan software Alkitab online canggih macam http://alkitab.sabda.org Renungkan FirmanNya lalu berdoa mohon bimbingan Roh Kudus. Jangan malas. Harta FirmanNya harus didapatkan lewat ketekunan dan bimbinganNya.

Semoga Hadiah dari Tuhan Yesus Kristus menyertai kita semua.