Allah itu satu

Allah itu satu

Selama berabad-abad gereja memegang doktrin sesat yang dinamakan doktrin trinitas. Doktrin ini mengajarkan bahwa Bapa adalah Allah, Yesus adalah Allah dan Roh Kudus adalah Allah. Karena ada tiga pribadi yang diakui sebagai Allah maka doktrin ini sebenarnya mengajarkan Allah itu tiga. Tapi penganut doktrin ini dengan licik mengatakan bahwa sekalipun ada tiga pribadi Allah akan tetapi mereka itu satu hakekat karena itu Allah itu cuma satu. Mereka seenaknya bilang tiga adalah satu. Itulah sebabnya kenapa doktrin ini dinamai doktrin trinitas.

Tiga adalah satu adalah sesuatu yang tidak logis. Akan tetapi penganut doktrin ini dengan licik mengatakan bahwa doktrin ini memang tidak logis karena Allah itu memang tidak bisa sepenuhnya dimengerti manusia. Mereka seakan-akan menganggap doktrin mereka sebagai Allah. Allah memang tidak bisa dimengerti sepenuhnya oleh manusia. Tapi doktrin jelas bukan Allah. Doktrin adalah ciptaan manusia. Doktrin yang tidak logis tidak boleh diterima oleh seorang manusia. Kenapa? Karena Allah ingin manusia mencintai Dia dengan akal budinya. Menerima doktrin yang tidak logis adalah menyangkali akal budi pemberian Allah dan tidak menggunakan akal budi itu dalam mencintai Dia.

Kalau kita mempelajari Alkitab dengan benar maka kita paham bahwa ajaran Alkitab adalah: Allah itu satu. Di Perjanjian Lama Allah yang satu itu dikenal dengan nama YHWH.

Ulangan 6:4 Dengarlah, hai orang Israel : TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa !

Yesaya 45:5 Akulah TUHAN dan tidak ada yang lain; kecuali Aku tidak ada Allah. Aku telah mempersenjatai engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku,

Di Perjanjian Baru Allah yang satu itu dikenal sebagai Bapa dari Tuhan Yesus Kristus.

1 Korintus 8:6 namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup.

1 Timotius 2:5 Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus,

Jika Allah itu hanya satu maka Yesus dan Roh Kudus bukan Allah. Yesus adalah Anak Allah. Roh Kudus adalah Roh Allah. Apakah Yesus dan Roh Kudus tidak setara dengan Allah? Tentu saja tidak. Orang Yahudi ingin merajam Yesus dengan batu karena Dia menyatakan diriNya sebagai Anak Allah. Dengan menyatakan dirinya sebagai Anak Allah Yesus menyamakan diriNya dengan Allah. Anak manusia adalah manusia. Anak Allah adalah Allah. Yesus setara dengan Allah karena Dia jenis mahluk yang sama dengan Allah. Begitu juga dengan Roh Kudus. Allah adalah Roh. Roh Kudus adalah Roh.

Doktrin trinitas timbul karena pembelaan konyol dari mereka yang disebut bapa gereja. Pada awalnya jemaat mula-mula tidak mengajarkan tritunggal. Allah itu satu adalah ajaran Alkitab yang diajarkan. Akan tetapi muncul penentang orang Kristen yang mempertanyakan kenapa orang Kristen menyembah Yesus kalau Yesus bukan Allah? Bukannya mengajarkan apa yang diajarkan Alkitab bahwa Yesus adalah Anak Allah yang sama jenis dengan Allah para bapa gereja memulai kesesatan dengan mengajarkan Yesus adalah Allah juga. Terus ditambah dengan Roh Kudus adalah Allah. Muncul lagi serangan baru. Kalau Bapa adalah Allah, Yesus adalah Allah dan Roh Kudus adalah Allah bukankah itu berarti orang Kristen sama dengan penyembah berhala karena menyembah banyak Allah? Muncullah doktrin trinitas yang mengatakan tiga adalah satu. Akhirnya gereja masuk kedalam kesesatan dan menjadi olok-olok mereka yang berpikir secara logis.

Sudah saatnya gereja meninggalkan doktrin-doktrin tidak logis dan kembali ke ajaran Alkitab.

2 thoughts on “Allah itu satu

  1. “Allah memang tidak bisa dimengerti sepenuhnya oleh manusia. Tapi doktrin jelas bukan Allah. Doktrin adalah ciptaan manusia. Doktrin yang tidak logis tidak boleh diterima oleh seorang manusia.”

    Saya asumsikan saudara adalah orang kristen yang sungguh2 ingin belajar. Ketika kita belajar tentang apologetika, tritunggal adalah satu2nya jawaban logis yang menjelaskan mengenai banyak hal yang susah dijawab oleh manusia.

    Saya ambil salah satu contoh mengenai ketidak-berubahan Allah.

    Sering disebut bahwa Allah kita tidak pernah berubah, dan Allah adalah kasih. Kasih merupakan suatu hal yang membutuhkan pemberi dan penerima (A mengasihi B) dimana penerima dapat merupakan benda ataupun pribadi. Tanpa penerima kasih, kasih tak kan pernah ada.

    Tentunya kita percaya bahwa ada suatu masa dimana di alam semesta ini tidak ada apa-apa kecuali Tuhan kita yang esa, betul? (sebelum kejadian 1:1, sebelum alam-semesta diciptakan). Jika Allah bukan tritunggal, maka sebelum kejadian 1:1 Allah bukanlah kasih, karena tidak ada suatu hal pun di alam semesta ini yang dapat dia kasihi (Apa yang mau dikasihi kalau tidak ada apa-apa selain Dia?). Jika ada suatu masa dimana Allah bukanlah kasih, dan Allah butuh menciptakan sesuatu untuk menjadi kasih (membutuhkan penerima kasih), maka Allah yang non-tritunggal yang saudara bilang bukanlah Allah yang tidak berubah (karena dia berubah dari dulunya tidak kasih, skrg kasih), dan tentunya hal ini tidak logis bukan?

    Tritunggal adalah satu2nya cara Allah dapat dibilang tidak berubah karena sebelum penciptaan pun, mereka saling mengasihi satu dengan yang lainnya secara kekal, dan Allah tidak butuh menciptakan kita untuk menjadi kasih, dia selama-lamanya kasih, dia tidak berubah dari non-kasih menjadi kasih. Hal ini juga berlaku sebagai kritik untuk agama2 lain yang hanya punya satu Tuhan yang non-tritunggal (Yahudi, Islam, dsb.)

    Ini hanyalah salah satu contoh, semoga saudara mau mempelajari lebih dalam mengenai ini, Ingat, Yesus juga berkata “Aku dan Bapa adalah satu” (Yoh 10:30) Otak manusia yang terbatas tak kan sepenuhnya dapat mengerti hal ini, kita memang harus menggunakan akal budi dan rasio kita untuk mencintai Tuhan, tapi rasio kita bukanlah Tuhan.

    Tuhan memberkati

    Link2 yang dapat membantu:
    http://www.gotquestions.org/Indonesia/Tritunggal-Trinitas.html

    http://kabar-sukacita.blogspot.com/2010/06/tritunggal-4-bagaimana-mungkin-allah.html

    • Saya asumsikan saudara adalah orang kristen yang sungguh2 ingin belajar. Ketika kita belajar tentang apologetika, Allah itu satu adalah satu2nya ajaran yang diajarkan Alkitab. Ajaran ini logis dan menjelaskan mengenai banyak hal yang susah dijawab oleh manusia.

      Allah itu kasih. Tetapi penerima kasih itu tidaklah harus pribadi lain. Diri sendiripun bisa menjadi penerima kasih. Ada tertulis, “Kasihilah sesamamu manusia seperti engkau mengasihi dirimu sendiri”. Jadi mengasihi diri sendiri adalah mengasihi juga. Sebelum ada apapun hanya ada Allah. Allah yang adalah kasih ini mengasihi diriNya sendiri.

      Seperti anda lihat ajaran Alkitab bahwa Allah itu satu sangatlah logis bahkan sesuai dengan ayat Alkitab lainnya. Dua saksi adalah sah.

      Ini hanyalah salah satu contoh, semoga saudara mau mempelajari lebih dalam mengenai ini, Yesus berkata “Aku dan Bapa adalah satu” (Yoh 10:30)
      Kalau kita lihat maknanya dengan membaca konteks ayat tersebut maka kita paham bahwa satu yang dimaksud itu bukan hakikat seperti ajaran tritunggal. Satu itu adalah kepemilikan. Apa yang dimiliki Bapa menjadi milik Anak. Apa yang dimiliki Anak menjadi milik Bapa. Silahkan baca lagi Yohanes 10:30 dalam konteks pasal Yohanes 10 secara keseluruhan.

      Otak manusia yang terbatas memang tidak bisa memahami Tuhan dengan sepenuhnya karena itulah Alkitab hanya mengajarkan hal-hal yang bisa dipahami oleh manusia. Tuhan bukan pencipta bloon yang mengajarkan hal-hal yang tidak bisa dipahami oleh manusia. Tujuan Tuhan memberikan Alkitab adalah untuk mengajarkan lewat Alkitab hal-hal yang mampu dipahami manusia. Belum semua hal dalam Alkitab dapat dipahami manusia. Akan tetapi bukan berarti Alkitab mengandung hal yang tidak dapat dipahami manusia. Kalau sesuatu berada diluar kemampuan pemahaman manusia maka Tuhan tidak akan menuliskan itu dalam Alkitab. Tuhan tahu batas kemampuan kita dengan sempurna.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s