Yesus bukan Allah

Yesus bukan Allah

Yesus bukan Allah. Orang yang menyatakan Yesus itu Allah adalah sesat. Yesus jelas menyatakan bahwa Allah adalah BapaNya. Karena itu Yesus dan Allah adalah dua pribadi yang berbeda. Yesus adalah Anak Allah dan Allah adalah Bapa Yesus.

Lalu bagaimana dengan ayat ini?

Yohanes 1:1

Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.

Ayat diatas bukan menyatakan bahwa Yesus itu Allah. Ayat diatas menyatakan bahwa Yesus itu setara dengan Allah. Sewaktu Yesus belum menjadi manusia dan masih dalam rupa Firman maka Dia itu setara dengan Allah. Hal ini di jelaskan lebih lanjut dalam ayat berikut:

Filipi 2:5-7

2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus, 2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan, 2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.

Yesus itu setara dengan Allah tapi dia bukan Allah. Hal ini sebenarnya adalah pengajaran Firman yang mendasar.

Saya terpaksa menulis hal ini karena ada seseorang yang sesat dan memalukan berkeliaran di situs SabdaSpace. Dia dengan gagah beraninya berkata, “Kalau kamu tidak mengakui Yesus itu Allah maka kamu itu sesat”. Ampun deh. Benar-benar orang yang sesat dan memalukan.

Advertisements

Melawan Lupa: Kerusuhan Mei 1998

Melawan Lupa: Kerusuhan Mei 1998

12 Mei 1998. Saat itu aku baru pulang dari seminar Microsoft di hotel Shangrilla Jakarta bersama staffku. Saat itu aku sudah merasa ada yang tidak beres.Jalanan depan hotel macet. Akhirnya aku tidak jadi pulang ke kantor di Slipi dengan naik taksi bersama staffku. Kamu berjalan kaki sampai dekat gedung Landmark. Di situ kami berpisah dan naik bis. Staff ku yang satu tinggal di Jakarta dan dia naik bis lain. Aku naik bis bersama staff ku yang tinggal di Bogor. Saat itu aku juga tinggal di Bogor. Kami naik bis ke stasiun kereta Kota.

Dalam perjalanan pulang naik kereta aku melihat banyak asap mengepul di banyak bagian kota. Suasana kota Jakarta juga lenggang. Melihat suasana aku berkata pada staffku supaya besok dia tidak masuk kerja. Lalu aku telpon staffku yang tinggal di Jakarta supaya dia juga libur besok harinya.

Keesokan harinya aku bangun siang dan menonton tivi. Ternyata benar dugaanku. Terjadi kerusuhan di Jakarta. Untunglah suasana kota Bogor sepi dan aman. Akupun menelepon kantor. Rekanku masuk kantor dan juga staffku yang tinggal di Jakarta. Mereka terjebak dan tidak bisa kemana-mana. Staffku baru bisa pulang keesokan harinya. Sedangkan rekanku berjaga-jaga di ruko kantor sampai kerusuhan reda. Akhirnya aku baru masuk kerja hari Senin 18 Mei 1998.

Kerusuhan Mei 1998. Kerusuhan ini memang telah lama berlalu tapi tetap tak akan dilupakan. Tak akan dilupakan karena mereka yang menjadi korban ataupun yang menjadi keluarga korban tidak akan melupakannya. Aku yang bukan korbanpun tidak akan melupakannya. Kerusuhan ini jelas adalah kerusuhan yang dipicu oleh pihak militer. Kaum sipil hanya terbawa arus. Kerusuhan ini bukan pembantaian suku Tionghoa oleh kaum pribumi. Kerusuhan ini pembantaian sekelompok kaum sipil oleh pihak militer. Sampai saat ini keadilan secara hukum belum ditegakkan pemerintah.

Setiap kali aku berjalan-jalan disekitar daerah Kota Tua aku masih bisa melihat saksi bisu kerusuhan ini. Bangunan-bangunan terbakar yang tidak ditinggali. Pemiliknya telah kabur meninggalkan negeri ini atau mati. Pemerintah yang seharusnya melindungi mereka malah membantai mereka. Aku selalu merasa sedih setiap kali melihat bangunan-bangunan terbakar itu.

Kalau memang korban tidak bisa mendapatkan keadilan maka paling tidak mereka harus diingat dan dikenang. Peristiwa kerusuhan Mei 1998 tidak boleh terulang lagi. Tulisan ini adalah usahaku untuk melawan lupa.

Didalam Kristus dan Kristus dalam kamu

Didalam Kristus dan Kristus dalam kamu adalah dua istilah yang sering digunakan Rasul Paulus. Supaya Kristus berada didalam anda maka anda harus makan dan minum Dia. Supaya anda berada didalam Kristus maka anda harus dimakan dan diminum Dia. Dengan memakan dan meminum Kristus maka Kristus menjadi bagian dari diri anda. Dengan dimakan dan diminum Kristus anda menjadi bagian dari Kristus. Yesus Kristus adalah Kepala dan anda adalah bagian tubuhNya. Kepala ada di surga tapi tubuh sebagian ada di surga dan sebagian ada di muka bumi tapi mereka adalah satu Pribadi.