Jalan Bersama 9

Jalan Bersama 9

Pengharapan, warisan dan kuasa.

Dia berkata, “Iblis sudah saatnya  kita bertarung”. Iblis menjawab  “Aku tidak mau. Pertarungan kali  ini pasti kau menang”. Dia  tertawa lalu berkata, “Kalau  belum dicoba mana kita tahu”.

Iblis menjawab, “Tuan aku memang  lawanmu tapi aku kan tidak  goblok. Pasukan kami sudah kalah  oleh pasukan Abraham dan Daud.  Maut sudah kalah oleh Simson.  Jelas semangat ku sudah  berkurang. Bertarung kurang  semangat jelas perbuatan yang  bodoh.”

Dia tertawa lalu berkata,   “Kau memang lawan yang  cerdik dan tahu diri. Tidak   seperti banyak kutu kupret yang  mengakui dirinya Kristen.  Lalu bagaimana sekarang?”.  Iblis menjawab, “Terserah padamu  saja”.

Dia lalu memberi perintah pada  Daud, “Kumpulkan semua orang  di Hades yang mau keluar.  Aku mengajak mereka pulang”.

Dalam perjalanan meninggalkan  Hades Daud bertanya, “Tuan  mengapa Tuan tidak membinasakan  Iblis dan Maut?” Dia menjawab  “Karena waktunya belum tiba.  Lagipula itu adalah tugas  generasi yang akan datang.  Generasi itu akan memiliki  orang-orang yang lebih  perkasa dari Abraham, Simson,   bahkan engkau. Generasi itu  adalah pemberianku bagi dunia”.

Daud bertanya, “Bagaimana itu  bisa terjadi sedangkan Engkau  akan tinggal bersama kami?”

Dia menjawab, “Sebelum Aku mati  Aku memang hanya bisa berada  di satu tempat. Tapi sesudah  Aku bangkit dan naik ke langit  maka Aku akan ada dalam hati  mereka lewat iman mereka  padaKu. Mereka juga akan  disertai Roh Kudus yang  mengajar mereka. Kekuatan  mereka tak akan bisa kau  bayangkan. Aku berharap  mereka akan sama perkasa  denganKu. Merekalah warisanKu  bagi dunia. Kuasa yang sama  yang membangkitkan Aku  bekerja dalam diri mereka.”

Daud terdiam lalu menangis,  “Tuan kasih Mu sungguh besar”

Dia lalu berkata, “Daud engkaulah  kekasihku. Di masa depan Aku  akan menyatakan diriku sebagai  akar dan tunas Daud. Awal dari  semua ini adalah Cinta. Akhir  dari segalanya juga Cinta.”

Mereka semua berjalan pulang  ke Langit.

Mereka sudah kembali ke Langit.  Kita masih di Bumi.  Kita adalah harapan Dia.  Kita adalah warisan Dia.  KuasaNya ada di dalam kita.

Tamat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s