Takhayul Nama YHVH

Pemahaman bahwa nama Allah adalah YHVH dan karena itu kita tidak boleh menggunakan kata Allah untuk memanggil Allah adalah suatu takhayul. Takhayul ini disebarluaskan oleh sekelompok orang yang tidak menyadari bahwa apa yang mereka percayai adalah takhayul. Mereka menganggap kepercayaan mereka berdasarkan Firman Allah. Karena itu dengan giat mereka menyebar luaskan pemahaman ini. Mereka menganggap mereka menyebar luaskan pemahaman akan Firman Tuhan. Dalam tulisan ini saya akan membuktikan bahwa kepercayaan ini adalah takhayul dan bukan kepercayaan yang dilandasi oleh Firman Tuhan.

Berdasarkan Firman maka seorang percaya harus menjauhi takhayul dan dongeng nenek-nenek tua. Yang harus dilakukan oleh orang percaya adalah melatih dirinya beribadah.

1 Timotius 4:7
Tetapi jauhilah takhayul dan dongeng nenek-nenek tua. Latihlah dirimu beribadah.

Apakah takhayul? Takhayul adalah suatu kepercayaan yang tidak berdasarkan akal sehat ataupun pengetahuan. Subyek dari kepercayaan ini biasanya adalah hal yang bersifat gaib atau magis. Hal ini berbeda dengan iman. Iman adalah kepercayaan kepada Allah dan apa yang di Firmankan Nya didalam Alkitab.

Dalam suku yang primitif mereka menganggap nama memiliki kekuatan magis. Karena itulah biasanya anggota suku primitif memiliki dua nama. Satu nama adalah nama sejati yang diberikan oleh orang tua mereka dan tidak pernah mereka beritahukan pada orang lain. Nama lain adalah nama panggilan yang mereka pakai dalam kehidupan sehari-hari.

Kepercayaan akan kekuatan magis dari nama ini dianut juga oleh orang Yahudi yang mempraktekkan ilmu gaib. Kabbalah adalah ilmu gaib kaum Yahudi. Mereka menganggap nama Allah adalah nama yang paling sakti. Salah satu praktek ilmu sihir mereka adalah menyebut nama-nama Allah untuk menyebabkan sesuatu yang mereka inginkan terjadi. Mereka menganggap penyebutan nama-nama Allah akan menyebabkan Allah bekerja sesuai dengan keinginan sang penyebut nama. Diantara nama-nama Allah yang mereka pakai maka nama YHVH dianggap mereka sebagai nama yang paling sakti.

Pemikiran bahwa Allah ingin manusia memanggil Dia dengan nama YHVH sebagai nama yang benar adalah takhayul yang didasarkan pada keyakinan akan kekuatan magis dari nama YHVH. Ini bukan pemikiran yang berlandaskan Firman Tuhan. Kenapa? Karena dalam seluruh 5000 naskah kuno Perjanjian Baru tidak tertulis nama YHVH. Ada orang yang mengajukan hipotesa bahwa tadinya kata YHVH ada dalam Perjanjian Baru tapi lalu dihapus dan diganti dengan kata lain. Tapi orang tersebut juga mengakui bahwa hipotesa yang diajukannya hanyalah teori dan tidak bisa dijadikan sebagai pegangan iman. Inilah bukti yang paling penting bahwa Allah tidak mengharuskan manusia untuk memanggil Dia dengan nama YHVH.

Bukti kuat lainnya adalah teladan Tuhan Yesus. Yesus dalam empat Injil menyebut Allah sebagai Bapa yaitu Dia menggunakan kata Abba dalam bahasa Aram. Kata lain yang digunakan oleh Yesus untuk menyebut Allah adalah Eli. Semua orang yang percaya pada pengorbanan Yesus Kristus menjadikan Dia sebagai teladan utama dalam hidup mereka. Kalau Allah menginginkan manusia memanggil Dia dengan nama YHVH maka seharusnya Yesus mencontohkan hal ini sebagai teladan.

Dengan nama apakah Allah ingin kita memanggil Dia? Kalau melihat teladan Yesus maka Allah ingin manusia memanggil dia sebagai Bapa. Artinya kita diberi teladan untuk memanggil Allah dengan kata Papi, Pap, Pi, Papa, Ayah, Yah, Bapa, Daddy, Pater, Vader, Padre, Chi-chi, Baba, dll.

Mari menjauhkan diri dari takhayul dan dongeng nenek-nenek tua. Mari kita mengikut teladan Yesus. Ya Allah kami semua yang percaya pada Yesus memanggilMu Bapa. Karena engkaulah Bapa kami yang sudah melahirkan kami kembali dari Roh Kudus.

Kalau ada orang yang bertanya siapa nama Bapa maka katakanlah namaNya adalah Bapa dari Yesus:

Yohanes 17:11
(11) Dan Aku tidak ada lagi di dalam dunia, tetapi mereka masih ada di dalam dunia, dan Aku datang kepada-Mu. Ya Bapa yang kudus, peliharalah mereka dalam nama-Mu, yaitu nama-Mu yang telah Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu sama seperti Kita.

Sebelum Yesus datang Allah memperkenalkan diriNya dengan banyak nama. Sesudah Yesus datang maka Dia memperkenalkan diriNya sebagai Bapa dari Yesus. Siapakah nama Allah? Bapa dari Yesus. Kenapa namaNya Bapa dari Yesus? Karena Dia sudah memberikan namaNya kepada AnakNya.

2 Korintus 1:3
Terpujilah Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, Bapa yang penuh belas kasihan dan Allah sumber segala penghiburan,

Efesus 1:3
Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga.

Kolose 1:3
Kami selalu mengucap syukur kepada Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, setiap kali kami berdoa untuk kamu,

1 Petrus 1:3
Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmat-Nya yang besar telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s