Kopdar Jakarta 26 Nopember 2009

Kopdar Jakarta 26 Nopember 2009

Pada tanggal 22 Nopember 2009 Pak Wawan menghubungi teman-teman dan saya lewat FaceBook: “Tanggal 26 Nopember saya ada di Jakarta. Bisakah kita Kopdar?”. Lalu pada tanggal 24 Nopember 2009 Admin SabdaSpace memasang pengumuman mengenai acara kopdar ini. Kebetulan saya berulang tahun pada tanggal 25 Nopember 2009. Jadi saya berniat menghadiri kopdar ini dan sekalian mentraktir rekan-rekan blogger.

Maka pada hari Kamis tersebut saya pulang lebih cepat dari biasanya. Pada pukul 18:10 saya sudah sampai Mal Taman Anggrek. Saya pergi lebih dahulu ke toko roti BreadTalk dan membeli 4 Euro Cheese Cake, 4 Euro Blueberry Cheese Cake dan 4 Tiramisu. Pada saat saya meninggalkan toko saya melihat rombongan Hai-hai. Saya segera memanggil dan bergabung dengan mereka. Hai-hai bersama dengan anaknya, Daniel dan Pak Wawan. Kamipun naik lift barang menuju lantai 4 MTA yaitu Food Court.

Kamipun makan kue yang saya beli dan bercakap-cakap. Mereka mengucapkan selamat ulang tahun pada saya. Pak Wawan memberikan hadiah buku kepada saya. Pak Wawan menawarkan saya untuk memilih satu dari 3 buku. Maka sayapun memilih buku “Melewati Lembah Airmata” hasil karya Mundhi Sabda Hardiningtyas.

Sayapun asik berbincang-bincang dengan Hai-hai. Tanpa disangka-sangka datang seorang blogger yang dahulu pernah mengajak debat muka dengan muka dengan Hai-hai. Waktu itu karena Hai-hai enggan bertemu muka dengan dia maka saya yang menerima ajakan dia bertemu.Pada pertemuan sebelumnya Hai-hai datang juga dan mereka berdebat seru. Debat terdahulu tersebut berakhir tanpa ada kata sepakat antar keduanya.Rupanya blogger ini merasa terusik oleh tulisan-tulisan Hai-hai yang terakhir karena itu dia ingin kembali berdebat muka dengan muka dengan Hai-hai. Karena blogger ini malu-malu kucing dan tidak ingin nama aslinya diketahui oleh orang yang tidak berjumpa muka dengan dia maka untuk selanjutnya saya sebut dia dengan alias Si Kucing.

Sebenarnya saya datang ke kopdar cuma ingin berbincang-bincang santai dengan rekan-rekan blogger. Apalagi boleh dibilang ini perayaan ulang tahun saya. Soalnya di kantor saja saya tidak merayakan hari ulang tahun saya walaupun banyak yang mengucapkan selamat. Tapi apa boleh buat Si Kucing harus dilayani. Terlihat sekali Si Kucing ini cuma menang ngotot saja dan beberapa kali dia membuat pernyataan yang bikin saya ketawa saking lucunya. Eh Si Kucing tersinggung rupanya. Dia berani ngomong, “Ngapain kamu ketawa?” dengan nada sengit dan menantang. Langsung saya tanggapi dengan perkataan, “Memangnya kamu siapa? Berani melarang saya ketawa.” Sambil saya terus tertawa dan dia diam saja dan akhirnya meneruskan debat dengan Hai-hai. Karena agak sebal sayapun minta diri untuk membeli makanan. Saya pun membeli Nasi Jamblang dan lauknya.

Setelah saya kembali Hai-hai tidak terlihat dan rekan blogger Nobitea datang. Nobitea datang menghampiri saya dan bertanya siapa Si Kucing. “Kenapa?”, tanya saya. “Habis mukanya seram dan tidak bersahabat”, kata Nobitea. Ha ha ha. Saya pun kembali tertawa. Lalu sayapun duduk dan makan. Tidak berapa lama Hai-hai datang dan membawa Soto Betawi yang terlihat nikmat dan penuh dengan jeroan. Sayapun teringat bahwa beberapa kopdar sebelumnya di MTA Hai-hai makan Soto Betawi juga. Lalu sayapun bertanya, “Hai kamu suka makan soto dengan jeroan ya?”. Hai-hai menjelaskan ternyata dia jarang makan soto dengan jeroan. Tapi kalau dia makan di Food Court MTA maka biasanya dia memang makan Soto Betawi dengan jeroan karena menurutnya makanan tersebut yang paling enak dibandinkan makanan yang dijajakan oleh kedai makanan lainnya. Rupanya Hai-hai sudah mencoba hampir semua kedai makanan di Food Court MTA. He he he.

Setelah selesai makan ternyata Si Kucing masih tetap penasaran dan akhirnya debat dia dengan Hai-hai dilanjutkan. Beberapa waktu kemudian saya mendapat kejutan menyenangkan. Iis istri Hai-hai ternyata membuat kue ulang tahun buat saya. Kami akhirnya melakukan ritual ulang tahun yaitu bernyanyi, tiup lilin dan makan kue. Kue buatan Iis levelnya sudah bukan level amatir. Menurut saya level kue ini sudah level kue profesional. Ternyata dugaan saya benar. Iis istri Hai-hai sering menjual kue buatannya. Pada saat ritual ulang tahun Si Kucing minta foto dan video dia tidak disebar luaskan. Pak Wawan dan Daniel meyakinkan dia bahwa mereka tidak akan posting foto dan video dia. Wah benar-benar sikap yang malu-malu kucing. He he he.

Habis kami makan kue Si Kucing masih tetap penasaran dan masih terus mengajak debat Hai-hai. Pada saat jam menunjukkan 9:30-an saya sebenarnya sudah ingin pulang tapi karena melihat Si Kucing dan Hai-hai masih seru maka akhirnya saya diam saja. Akhirnya kami pulang sekitar jam 10:30-an. Fiuh. Ini benar-benar kopdar yang menyenangkan tapi juga menyebalkan.

Dalam kopdar ini ada 2 blogger yang pulang bawa kue. Saya pulang bawa kue ulang tahun buatan Iis. Terima kasih Iis dan Hai-hai. Semoga Tuhan yang membalas kebaikan kalian. Kue ulang tahun ini saya bagi dengan keponakan saya di rumah dan jadi pelengkap sarapan pagi saya keesokan harinya. Nobitea membawa pulang 2 potong terakhir kue yang saya beli.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s