Besi menajamkan besi

Amsal 27:17
(17)  Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya.

Amsal 27:17 (Terjemahan The Message)
(17)  You use steel to sharpen steel, and one friend sharpens another.

Belum lama ini ada seorang anggota Sabda Space menulis blog yang menganggap perdebatan-perdebatan yang terjadi di Sabda Space ini adalah perselisihan. (Blognya adalah Tidak Terkalahkan).

Saya rasa anggota ini belum memahami bahwa walaupun di Sabda Space ini memang penuh dengan perdebatan dan diskusi akan tetapi ini bukanlah perselisihan. Yang umumnya terjadi di SabdaSpace ini adalah percakapan antara sesama anak Tuhan. Perdebatan dan percakapan ini bukanlah sesuatu yang tidak perlu dan mendukakan hati Tuhan.

Percakapan/perdebatan ini adalah apa yang dimaksud dalam ayat Amsal diatas. Besi cuma bisa ditajamkan dengan besi. Bagaimana cara besi ditajamkan dengan besi? Mereka dibenturkan dan digesekkan satu sama lain. Pada saat besi digesekkan dengan besi lain maka pastilah akan terdengar suara yang amat keras dan juga akan terlihat bunga-bunga api yang mengerikan. Tetapi proses ini bukannya tanpa manfaat. Manfaat yang diperoleh adalah besi tersebut menjadi tajam. Besi yang tajam ini sangat bermanfaat untuk memotong.

Firman Allah diibaratkan sebuah pedang yang tajam:

Heb 4:12
(12)  Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

Nah yang menjadi masalah adalah tiap-tiap orang mempunyai penafsiran tersendiri akan Firman. Manakah penafsiran yang benar? Kalau semua orang Kristen berpegang pada penafsiran nya masing-masing lalu diam-diam saja dan tidak ada komunikasi diantara mereka maka memang akan damai tentram. Tapi mereka yang punya penafsiran salah akan Firman akan bertindak sesuai dengan penafsirannya yang salah tersebut. Hal ini pada akhirnya akan merugikan baik dirinya sendiri maupun orang lain. Sekte sesat biasanya terbentuk karena ada sekelompok orang yang punya penafsiran salah lalu mengisolasi diri dan akhirnya binasa.

Perdebatan dan percakapan mengenai Firman antara sesama anak Tuhan adalah salah satu sarana Tuhan untuk mengatasi akan hal ini. Lewat perdebatan yang terjadi maka selama semua anak Tuhan terlibat melakukannya dengan jujur maka pemahaman mereka akan Firman akan menjadi lebih tajam. Inilah sebabnya kenapa semua orang percaya disebut Tubuh Kristus. Karena semua anggota bergantung pada anggota lainnya. Tanpa adanya komunikasi yang jujur antara sesama anggota Tubuh Kristus maka anggota tubuh yang sakit akan terisolasi dan mati. Komunikasi yang jujur antara sesama anggota Tubuh Kristus menjamin kesehatan dari semua anggota tubuh.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s