Allah itu Roh

Yohanes 4:24
Allah itu Roh
dan barangsiapa menyembah Dia,
harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.

Ini adalah salah satu ayat yang populer di aliran Pentakosta dan Kharismatik. Biasanya ayat ini dipahami sebagai:

  1. Cara menyembah Allah yang benar adalah menggunakan bahasa roh.
  2. Cara menyembah Allah yang benar adalah lewat nyanyian.

Pemahaman pertama muncul karena ayat diatas dihubungkan dengan:

1 Korintus 14:15
Jadi, apakah yang harus kubuat?
Aku akan berdoa dengan rohku,
tetapi aku akan berdoa juga dengan akal budiku;
aku akan menyanyi dan memuji dengan rohku,
tetapi aku akan menyanyi dan memuji juga dengan akal budiku.

Pemahaman kedua muncul karena ayat diatas dihubungkan dengan:

Efesus 5:18-19
(18) Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur,
karena anggur menimbulkan hawa nafsu,
tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh,
(19) dan berkata-katalah seorang kepada yang lain
dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani.
Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati.

Walaupun memang benar bahwa kita bisa menyembah dan memuji Tuhan dengan bahasa roh dan nyanyian akan tetapi bukanlah hal ini yang dimaksud Tuhan Yesus dalam Yohanes 4:24. Kedua pemahaman tidak tepat diatas lahir dari ke tidakpahaman akan apa yang dimaksud ungkapan “Allah itu Roh” dan pemahaman yang salah mengenai makna dari roh.

Mari kita belajar apa yang dimaksud dengan roh. Roh dalam bahasa Ibrani adalah ruach. Mari kita lihat maknanya dalam kamus Alkitab Strong:

ruach
roo’-akh
From wind; by resemblance breath, that is, a sensible (or even violent) exhalation; figuratively life, anger, unsubstantiality; by extension a region of the sky; by resemblance spirit, but only of a rational being (including its expression and functions): – air, anger, blast, breath, X cool, courage, mind, X quarter, X side, spirit ([-ual]), tempest, X vain, ([whirl-]) wind (-y).

Jadi kata roh secara sederhana bermakna angin,nafas atau kehidupan. Setiap mahluk yang hidup memiliki roh dan roh semua mahluk hidup berasal dari Allah.

Ayub 34:14-15
(14) Jikalau Ia menarik kembali Roh-Nya, dan mengembalikan nafas-Nya pada-Nya,
(15) maka binasalah bersama-sama segala yang hidup, dan kembalilah manusia kepada debu.

Jadi makna roh menurut Firman adalah sari kehidupan dari semua mahluk hidup. Suatu mahluk bisa menjadi mahluk hidup semata-mata karena Allah sudah menghembuskan nafas Nya ke dalam mereka. Salah satu rahasia alam yang manusia tidak berhasil memecahkannya sampai saat ini adalah evolusi dari benda mati menjadi mahluk hidup. Manusia sudah berhasil memahami sebagian kecil cara evolusi dalam satu jenis binatang atau tumbuhan. Tapi bagaimana caranya kehidupan bisa muncul di muka bumi dari tidak ada kehidupan tidak bisa dimengerti oleh manusia sampai saat ini. Hal ini tetap tidak akan dimengerti manusia kecuali mereka mengakui pernyataan Firman bahwa kehidupan bisa muncul semata-mata karena Allah menghembuskan nafas Nya. Makna roh dalam Firman memang berbeda total dengan apa yang biasanya dipahami lewat pengetahuan di luar Firman. Ada orang yang berpikir bahwa roh itu suatu kondisi non-fisik.Jadi kalau sesuatu itu roh maka tidak akan bisa ditangkap oleh indera jasmani. Ini juga pengertian yang salah. Walaupun sesuatu itu roh tidak berarti hal tersebut tidak bisa ditangkap oleh indera jasmani. Roh Kudus berkali-kali menampakkan diri dalam berbagai wujud di dalam Perjanjian Baru.

Allah itu Roh bermakna bahwa Allah adalah sumber kehidupan dari semua mahluk. Tanpa Allah semua mahluk akan binasa. Konteks Yohanes 4 adalah percakapan antara Tuhan Yesus dengan seorang perempuan Samaria:

Yohanes 4:10
Jawab Yesus kepadanya: “Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup.

Tuhan Yesus berbelas kasihan pada perempuan Samaria tersebut karena itu Dia menyatakan diriNya kepada perempuan tersebut sebagai pemberi air hidup.

Yohanes 4:13-14
(13) Jawab Yesus kepadanya: “Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi,
(14) tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal.”

Jadi jelas dalam Yohanes 4 Tuhan Yesus sedang mewahyukan bahwa Dialah sumber kehidupan. Jadi ungkapan “Allah itu Roh” yang digunakan oleh Tuhan Yesus harus dipahami bahwa Yesus sekali lagi mewahyukan bahwa Allah adalah sumber kehidupan. Jika seseorang ingin hidup maka dia perlu akan anugrah Allah.

Lalu apa maksudnya menyembah dalam roh dan kebenaran? Menyembah dalam roh artinya mengakui Allah sebagai sumber kehidupan yaitu dengan meminta kehidupan kekal itu dari Allah. Biasanya orang menyebut pekerjaan sebagai mata penghidupan tapi mata penghidupan yang sejati adalah meminta anugrah Allah. Manusia itu tidak bisa hidup dari roti saja.

Matius 4:4
(4) Tetapi Yesus menjawab: “Ada tertulis: Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.

Lukas 11:13
(13) Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan Roh Kudus kepada mereka yang meminta kepada-Nya.

Mat 7:9-11
(9) Adakah seorang dari padamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti,
(10) atau memberi ular, jika ia meminta ikan?
(11) Jadi jika kamu yang jahat tahu memberi pemberian yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di sorga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya.

Tapi kita tidak cukup hanya menyembah dalam roh kita juga harus menyembah dalam kebenaran. Mari kita lihat percakapan Tuhan Yesus dengan perempuan Samaria.

Joh 4:15-18
(15) Kata perempuan itu kepada-Nya: “Tuhan, berikanlah aku air itu, supaya aku tidak haus dan tidak usah datang lagi ke sini untuk menimba air.”
(16) Kata Yesus kepadanya: “Pergilah, panggillah suamimu dan datang ke sini.”
(17) Kata perempuan itu: “Aku tidak mempunyai suami.” Kata Yesus kepadanya: “Tepat katamu, bahwa engkau tidak mempunyai suami,
(18) sebab engkau sudah mempunyai lima suami dan yang ada sekarang padamu, bukanlah suamimu. Dalam hal ini engkau berkata benar.”

Pada akhirnya perempuan Samaria menyadari bahwa dia butuh air kehidupan dari Yesus. Tapi ada bagian hidupnya yang disembunyikannya yaitu bahwa dia saat itu hidup bersama dengan seorang pria tanpa menikah. Karena hal inilah akhirnya Yesus membeberkan dosanya tersebut secara terbuka. Jadi menyembah dalam roh dan kebenaran artinya menggantungkan hidup kita pada anugrah Allah dan mengakui segala dosa dan kelemahan kita dengan jujur dihadapanNya. Mari kita menyembah dalam roh dan kebenaran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s